Pemerintah Mengambil Kebijakan Untuk Batasi Orang Asing Masuk Ke Papua Hingga Papua Barat
![]() |
| Akses Warga Asing Dibatasi Untuk Masuk Ke Papua Sampai Papua Barat |
Kristalnews, Jakarta - Pihak pemerintahan dari menteri koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto yang telah menyampaikan bahwa sampai saat ini masih dilakukan pengawasan terhadap orang asing yang ingin masuk ke Papua dan Papua Barat. Kebijakan ini diambil untuk tujuan bersama dalam hal mengatasi dan memanimalisir indikasi adanya provokator.
"Untuk pegawasan orang asing, itu masih kita lakukan dikarenakan pada saat ini dibutuhkan kondisi yang kondusif dan kita rawat," ucap Wiranto di Kemenko Polhukam, Jalan Merdeka Barat, Senin (09/09/2019).
Dirinya memberikan pejelasan bawah kehadiran warga asing di sekitar Papua dimulai dari wartawan asing, wisatawan sampai pada provokator untuk saat ini sangat sulit untuk dibedakan didalam situasi saat ini. Maka dari itu pihak pemerintahan masih melakukan pegawasan yang sangat ketat di beberapa titik.
"Karena kehadiran wartawan asing, maka untuk saat ini orang asing masih kita pantau terus dan dipertimbangkan untuk diberikan kebebasan seperti sebelumnya. Untuk saat ini kita masih mendapatkan kesulitan untuk memebedakan wartawan, wisatawan dan provokator karena wajah mereka sama. Kami mengambil langkah lanjut dikarenakan situasi yang sekarang mencekam," tutur Wiranto.
Sebelumnya dianalisi oleh pihak Polri dan menduga bahwa adanya keterlibatan orang asing dengan insiden yang telah terjadi di Papua dan Papua Barat. Sampai, 4 warga asing dari australia telah dideportasi karena diduga telah mengikuti melakukan aksi Papua Merdeka.

